Kupas Tuntas Apa Itu Ripple (XRP) & Keunggulannya

ripple adalah salah satu aset kripto berbasis internet Protocol, seperti HTTP dan TCP/IP. Cek informasi lengkapnya di sini.
Pada artikel sebelumnya, sudah dibahas secara tuntas mengenai Apa Itu Bitcoin dan Ethereum, mulai dari pengertiannya hingga bagaimana cara mendapatkan cryptocurrency tersebut. Tidak hanya Bitcoin dan Ethereum, masih terdapat ratusan cryptocurrency lain yang menawarkan berbagai macam kemudahan dan keuntungan, salah satunya yakni Ripple. Apa itu Ripple? Ripple adalah cryptocurrency dengan sistem yang berbeda dengan Bitcoin. Ripple merupakan cryptocurrency berbasis Internet Protocol, seperti HTTP dan TCP/IP yang digunakan dalam mengatur website dan data. Sedikit berbeda, Ripple didesain khusus untuk melakukan pengiriman dan penerimaan pembayaran Cross-Chain Universal. Sederhananya, Ripple adalah sebuah protokol open source yang dirancang sedemikian rupa untuk memungkinkan proses transaksi secara cepat dan murah. Dengan mata uangnya yang disebut XRP, Ripple juga berfungsi sebagai exchanger terhadap mata uang fiat Negara (seperti Rupiah, Dollar, Poundsterling, dan lainnya), Cryptocurrencies (seperti BTC, ETH, dan lainnya), dan Komoditas (Emas dan Perak). Jadi, sebenarnya apa tujuan dari diciptakannya Ripple? Yakni sebagai alat pembayaran global berbasis Internet Protocol, sekaligus menjadi solusi mudah atas pertukaran mata uang satu dengan yang lainnya.

Siapa Pencipta Penemu Ripple?

Kapitalisasi pasar Ripple mencapai angka US88,9 miliar pada 1 Januari 2018 lalu. Di balik kesuksesan cryptocurrency ini, terdapat Chris Larsens dan Jed McCaleb. Awalnya, Ripple dikembangkan oleh perusahaan OpenCoin yang didirikan Larsens dan McCaleb pada tahun 2012, lalu berganti menjadi Ripple Labs di tahun 2013. Larsens dan McCaleb sama-sama memiliki background yang mengesankan, Larsens adalah seorang investor, seorang eksekutif bisnis, juga aktivis privacy yang dianggap sebagai orang terkaya dalam dalam asset kripto. Sedangkan Jed McCaleb ialah seorang programmer, entrepreneur, juga co-founder beberapa start up kripto, antara lain Ripple, Stellar, eDonkey, Overnet, dan Mt. Gox. Larsens dan McCaleb sukses menarik investasi besar dan kuat untuk mengembangkan Ripple (XRP), dua di antara investor besar yakni Google Ventures dan IDG Capital Partners yang berbasis di China.

Apa bedanya Ripple dengan Bitcoin?

Jika Bitcoin dan Ethereum memanfaatkan teknologi blockchain yang terdesentralisasi, berbeda dengan Ripple yang bersifat “sentralisasi blockchain”. Oleh karena sifatnya, kamu tidak dapat menambah jumlah koin Ripple dengan menambangnya, melainkan harus membelinya melalui exchanger. Sederhanya, Bitcoin dimiliki oleh komunitas, sedangkan Ripple dimiliki oleh perusahaan swasta. Dari segi jumlah maksimum koin yang akan diterbitkan, Bitcoin (BTC) dibatasi hingga 21 juta BTC. Sedangkan jumlah koin Ripple (XRP) yang akan diterbitkan jauh lebih banyak, yakni 100 miliar XRP. Dengan jumlah yang lebih banyak, Ripple lebih memungkinkan untuk digunakan sebab harganya yang lebih murah. Biaya transaksi yang ditawarkan pun jauh lebih murah dan lebih cepat dibandingkan Bitcoin. Selain itu, jika cryptocurrency lain tidak didukung secara khusus oleh bank dan lembaga keuangan, berbeda dengan Ripple yang didukung secara khusus oleh puluhan bank di seluruh dunia, termasuk Standard Chartered Bank, Westpac, Banco Santander, National Australia Bank, dan BBVA.

Apa Saja Keunggulan yang ditawarkan Ripple?

Ripple adalah cryptocurrency yang memegang kapitalisasi pasar terbesar ketiga setelah Bitcoin dan Ethereum. Apa saja keunggulan yang ditawarkan cryptocurrency berbasis Internet Protocol ini?
    1. Transaksi lebih cepat

      Setiap proses transaksi Ripple hanya membutuhkan waktu dalam hitungan detik saja, yakni 4 detik. Tidak hanya itu, Ripple juga mampu menangani lebih dari 1.000 transaksi tiap detiknya. Sangat cepat, bukan? Lebih cepat dibandingkan Bitcoin yang hanya mampu menangani kurang dari 7 transaksi tiap detiknya.
    2. Transaksi lebih mudah

      Tidak hanya cepat, transaksi antar bisnis juga menjadi lebih mudah karena Ripple mampu melakukan pengiriman dan penerimaan pembayaran Cross-Chain Universal. Memudahkan sekali, bukan?
    3. Mudah dijangkau

      Keunggulan Ripple lainnya adalah mudah dijangkau. Karena sifatnya yang berbasis internet, Ripple dapat dijangkau oleh semua pengguna yang memiliki akses internet, termasuk kamu.
    4. Aman

      Ripple (XRP) memiliki sistem Shared Ledger dari akun ke akun yang akan melindungi dari penyalahgunaan. Terlebih server Ledger tidak hanya dimiliki oleh satu komputer saja, melainkan dimiliki semua pengguna XRP di seluruh dunia. Karenanya, hampir tidak mungkin penyerangan terhadap jaringan Ripple berhasil dilakukan. Apalagi, Ripple tidak menggunakan penambangan untuk konfirmasi transaksi sehingga risiko serangan peretasan jauh lebih rendah.
    5. Sebagai Exchanger

      Seperti yang disebutkan sebelumnya, Ripple juga berfungsi sebagai exchanger yang dapat ditukarkan menjadi mata uang apapun, baik itu Cryptocurrency, mata uang Negara, ataupun benda berharga (emas dan Perak) dengan standard komisi minimum. Adapun jumlah minimal komisi transaksi internal hanya sebesar $0,00001.

Bagaimana Cara Mendapatkan Ripple Coin (XRP)?

dapatkan ripple di gopax indonesia dan mulai investasi sekarang Setelah mengetahui berbagai keunggulan menarik yang ditawarkan Ripple, Apakah kamu sudah mulai tertarik? Lalu, bagaimana cara mendapatkan Ripple (XRP) di Indonesia? Meskipun Ripple Coin tidak dapat ditambang seperti cryptocurrency lain, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkannya, antara lain sebagai beriku
  • Membeli Ripple Coin di Penyedia Layanan Exchange

Sama seperti cryptocurrency lainnya, kamu dapat membeli Ripple Coin melalui penyedia layanan exchange. Biasanya ada beberapa langkah yang perlu dilakukan, pertama adalah buat akun, lalu verifikasi data mencakup email, nomer telepon, dan identitas. Selanjutnya, transfer uang Rupiah ke platform penyedia layanan exchange bersangkutan. Pastikan kamu membeli Ripple Coin di layanan exchange yang kredibel seperti GOPAX Indonesia.
  • Menukarkan dengan Cryptocurrency Lain

Jika memiliki koin kripto lain, misalnya Bitcon atau Ether, kamu bisa menukarkannya atau mengkonversikannya dengan Ripple. Contohnya, jika kamu memiliki Ethereum, pindahkan Ethereum dari platform cryptocurrency kamu sebelumnya ke dompet Ethereum di GOPAX Indonesia agar dapat digunakan untuk membeli Ripple.

Bagaimana Cara Memilih Wallet Ripple (XRP) yang Tepat?

Sama seperti koin kripto lainnya, tentu kamu perlu memiliki tempat untuk menyimpan koin Ripple (XRP) di suatu tempat, bukan? Caranya yakni dengan memilih wallet (dompet) XRP dengan tepat dan aman. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih dompet, antara lain sebagai berikut.
  1. Dompet (wallet) harus kompatibel dengan XRP Jangan terburu-buru, sebelum membeli atau mengunduh dompet XRP, lakukan observasi yang cukup untuk memastikan bahwa dompet tersebut memungkinkan untuk menyimpan XRP dengan aman.
  2. Dompet (wallet) harus memiliki fitur keamanan yang baik Pastikan dompet XRP yang kamu pilih memiliki fitur keamanan yang baik. Hal ini untuk memastikan bahwa kelak koin kripto kamu aman dari peretas.
  3. Antarmuka (interface) pengguna harus mudah digunakan. Hal ini diperlukan agar kamu dengan mudah memantau pergerakan coin investasi kamu.

Berapa Harga Koin Ripple (XRP) Saat Ini?

Setelah mengulik secara tuntas tentang cryptocurrency satu ini, apakah kamu mulai tertarik untuk membeli? Kira-kira, berapa harga koin XRP saat ini? Berdasarkan data di coinmarketcap, per tanggal artikel ini ditulis, harga XRP saat ini mencapai $0.33 atau setara dengan sekitar 4600 – 4800 rupiah. Atau kamu juga bisa melihatnya pada halaman utama website Gopax. Nah, sekarang kamu sudah paham apa itu Ripple. Jika kamu tertarik untuk berinvestasi dalam aset kripto ini, kamu bisa mendaftarkan diri kamu di Gopax Indonesia sekarang.

Related Posts:

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *