Hampir Menggeser Ethereum, Eksistensi EOS Kian Naik! Apa itu EOS?

apa itu EOS? Dan bagaimana cara mendapatkannya? Simak informasi lengkap EOS di sini
EOS semakin menunjukkan popularitas dan eksistensinya di dunia cryptocurrency. Tidak tanggung-tanggung, EOS hampir menyusul Bitcoin dan Ethereum dengan berhasil menduduki peringkat ke-4 dari total 2062 cryptocurrency yang tersebar di dunia. Melihat performa EOS yang kian melejit, tentu membuat para pelaku bisnis kripto tertarik untuk mengenali EOS lebih jauh. Termasuk kamu pastinya, kan? Tapi sayangnya, jika dibandingkan dengan Bitcoin dan Ethereum, edukasi kepada publik mengenai EOS masih sangat kurang digencarkan. Padahal, untuk terjun ke dunia kripto, baik itu sekadar bertransaksi atau investasi, tentu harus memahami cryptocurrency tersebut terlebih dahulu. Jangan hanya karena melihat peluang, lalu terburu-buru tanpa mencari tahu. Setuju, ya? Menurut data dari Coinmarketcap, nilai koin EOS terus merangkak naik. Per tanggal 8 Februari lalu nilai koin EOS mencapai angka 2,67 dollar dan kemudian naik menjadi 2,95 dollar per tanggal 13 Februari. Bahkan, selama satu pekan pertama di bulan Februari, nilai EOS sudah naik hingga 7,34%.

Apa Itu EOS?

Jadi, sebenarnya apa itu EOS? EOS adalah sebuah sistem atau platform terdesentralisasi berbasis blockchain yang dirancang khusus untuk memungkinkan penskalaan secara vertikal dan horizontal. Sederhananya, platform ini dirancang untuk memfasilitasi kebutuhan aplikasi komersial, baik itu berbasis Web maupun Mobile. Antara lain seperti penyediaan akun, signature (perizinan), autentikasi, database, penjadwalan, serta penanganan komunikasi antara aplikasi yang terhubung di jaringan internet. Dengan berbagai fasilitas tersebut, EOS akan sangat memudahkan para pelaku bisnis untuk lebih fokus pada pengembangan bisnis, dan tidak hanya fokus pada sistem pembayaran saja. Misalnya, bagi perusahaan besar yang melakukan e-commerce, mengelola layanan global, atau jejaring sosial. Selain itu, EOS juga memiliki sistem fleksibel yang memungkinkan penskalaan dalam jumlah besar dan tidak terbatas, sehingga mampu memproses jutaan transaksi setiap detiknya. Tidak cuma cepat, biaya transaksi pada EOS ini juga bisa ditekan hingga ke angka mikro alias hampir tanpa biaya. Luar biasa, ya?

Siapa Pencipta EOS?

Mata uang kripto EOS diciptakan oleh block.one, perusahaan yang fokus melakukan penelitian pada cryptocurrency dan bagaimana dampaknya pada dunia. Adapun tim block.one diantaranya yakni Dan Larimer, Brandon Blumer, dan Brock Pierce. Larimer adalah ‘otak’ di balik terciptanya mata uang digital EOS, Steemit, dan Bitshares, yang ketiganya masuk ke dalam peringkat 50 besar kapitalisasi pasar cryprocurrency. Pada bulan Mei 2017, token EOS dilepas ke pasar mata uang digital dengan harga 1 dollar per token dan nilainya terus naik hingga saat ini. Menurut Coinmarketcap, mata uang kripto EOS memiliki nilai valuasi pasar sebesar 2,6 miliar USD dengan volume perdagangan 24 jam terakhir senilai 977 juta dollar. Adapun koin EOS yang sudah beredar saat ini mencapai 900 juta koin, dari total maksimum 1 miliar koin EOS yang dapat diciptakan. Artinya, masih ada sekitar kurang lebih 10% koin EOS yang belum ditambang dan belum beredar.

Bagaimana Koin EOS Didistribusikan?

Koin EOS didistribusikan melalui ICO (Initial Coin Offering) dalam rentang waktu satu tahun, yakni pada tahun 2017 – 2018. Berikut rincian jadwal distribusi token EOS.
  • 200 juta token EOS (20% dari total) sudah didistribusikan selama periode 26 Juni – 1 Juli 2017
  • 700 juta token EOS (70% dari total) sudah didistribusikan periode Juli 2017 – Juni 2018
  • 100 juta token EOS (10% dari total) ditahan atau dicadangkan untuk block.one

Apa Saja Fitur-Fitur dari EOS?

Ada beberapa fitur unggulan EOS yang menarik perhatian hampir seluruh kalangan pecinta kriptografi, baik itu pedagang, pebisnis, investor, maupun para pelaku bisnis kripto. Apa saja keunggulan yang ditawarkan? Ini dia.
  • Penghapusan Biaya Transaksi Salah satu fitur unggulan yang menarik perhatian pecinta kripto adalah fitur transaksi tanpa fee. Fitur ini sangat menarik karena kebanyakan mata uang kripto yang masuk ke peringkat 10 besar membebankan biaya transaksi yang cukup besar. Misalnya saja biaya transaksi Bitcoin yang sempat mencapai angka rata-rata 35 dollar per transaksi. Berbeda dengan Bitcoin, EOS memiliki fitur Model Kepemilikan (Ownership Model) yang akan menghilangkan biaya transaksi. Dengan fitur ini, pengguna berhak menggunakan sumber daya yang proporsional dengan saham milik sendiri, daripada harus membayar di setiap transaksi. Artinya, pengguna harus memiliki beberapa koin EOS untuk dapat menikmati fitur transaksi bebas biaya tersebut.
  • Skalabilitas Tinggi Fitur unggulan selanjutnya yang dimiliki EOS adalah skalabilitas tinggi. Artinya, dengan komunikasi asinkron dan pemrosesan paralel, fitur tersebut mampu memproses jutaan transaksi setiap detiknya. Sangat cepat, ‘kan?
  • Fix Bugs and Rollback EOS menggunakan Delegated-Proof-of-Stake, dengan kemampuan Fix Bugs and Rollback. Apa maksudnya? Yakni, EOS mampu memperbaiki bug (celah) dan rollback bisa dilakukan dengan konsensus supermayoritas, dibandingkan menggunakan Hard Fork seperti yang digunakan mata uang kripto pada umumnya. Dengan kata lain, saat membuat keputusan tingkat tinggi, proses akan berlangsung cepat karena pengguna tidak perlu lagi menunggu voting dari keseluruhan jaringan. Berbeda dengan Hard Fork yang harus menggunakan sistem voting dari para pengembang dan penambang hingga minimal mencapai 90%.

EOS Raih Peringkat Pertama oleh Pemerintah Cina

Mata uang kripto berada di posisi pertama di dunia menurut Indeks Evaluasi Teknologi Rantai Publik Global yang diterbitkan oleh Pusat Pengembangan Industri Informasi Cina (CCID). Melalui edisi kedua indeks tersebut, publikasi yang mengevaluasi 30 cryptocurrency menyimpulkan bahwa EOS adalah mata uang kripto teratas berdasarkan teknologi, aplikasi, dan inovasi. Mengapa EOS dapat meraih peringkat tertinggi? Menurut indeks tersebut, EOS memiliki keunggulan teknis yang luar biasa dalam efisiensi konfirmasi transaksi, jaringan ‘throughput’, dan biaya transaksi. Adapun untuk peringkat dua dan tiga ditempati oleh Ethereum dan NEO.

Bagaimana Cara Mendapatkan Koin EOS?

Melihat kecepatan kapitalisasi pasar, dan pertumbuhan harga yang stabil bahkan cenderung mengalami kenaikan, tentu banyak para pecinta kripto yang ingin memiliki koin EOS. Lalu dimana kamu bisa mendapatkan koin EOS? Sama seperti mata uang kripto lainnya, kamu bisa membeli di bursa saham, atau di penyedia layanan exchange yang kredibel, salah satunya yakni GOPAX Indonesia. Untuk membeli koin EOS di penyedia layanan exchange, umumnya, kamu harus mengikuti beberapa tahap, mulai dari membuat akun, verifikasi data diri, kemudian transfer mata uang Rupiah ke platform bersangkutan yang selanjutnya akan dikonversikan menjadi koin EOS. Nah, setelah mengupas mata uang kripto secara tuntas, kamu bisa terjun ke dalam bisnis kripto dan berinvestasi EOS dengan aman. Pastikan kamu membeli EOS di bursa saham atau penyedia jasa layanan yang terpercaya ya. Kamu bisa percayakan pada GOPAX Indonesia!

Related Posts:

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *