Manakah Yang Lebih Baik, Trading atau Mining?

lebih baik trading atau mining? ini dia cara terbaik buat dapatkan aset kripto
Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan koin cryptocurrency. Dua cara populer yang paling umum digunakan saat ini adalah trading (jual – beli) dan mining (menambang). Trading adalah proses jual – beli koin kripto dengan menggunakan analisa fundamental dan teknikal. Sedangkan mining ialah proses penambangan koin kripto yang membutuhkan pengetahuan serta peralatan super canggih. Trading dan mining, manakah yang terbaik? Jawabannya yakni tergantung dari pengetahuan dan keahlian yang dimiliki oleh para penggiat kripto. Jika kamu pemula dan baru mengenal cryptocurrency, sebaiknya gunakan trading saja. Tapi, jika kamu teknisi berpengalaman dan memiliki peralatan canggih untuk menambang, maka kamu bisa gunakan cara mining untuk mendapatkan koin. Sebagai gambaran dan untuk semakin meyakinkan pilihan kamu, kami akan menjabarkan keunggulan dan kekurangan dari masing-masing trading dan mining. Setelah itu, sesuaikan dengan kebutuhan dan keahlian yang kamu miliki ya. Yuk, simak pembahasannya berikut ini.  

Mendapatkan Koin Kripto dengan Trading

Trading cryptocurrency adalah aktivitas jual – beli koin kripto seperti Bitcoin, Ethereum, EOS, Ripple dan lainnya. Trading ini bisa dalam bentuk jual – beli antar koin kripto, atau jual – beli koin kripto dengan mata uang fiat seperti Rupiah, Dollar, dan sebagainya. Aktivitas jual beli koin kripto ini dilakukan di market place khusus, seperti di Gopax Indonesia misalnya. Untuk melakukan trading, kamu hanya perlu mengakses market place melalui PC atau laptop yang terhubung dengan internet. Bahkan, trading juga bisa dilakukan dari perangkat smartphone. Caranya juga cukup sederhana, kamu hanya perlu menyisihkan uang sebagai modal untuk membeli koin kripto di market place. Tapi yang perlu diingat, saat melakukan aktivitas trading, ada dua metode analisis yang bisa digunakan untuk memaksimalkan profit yang didapat, yakni metode analisa fundamental dan analisa teknikal. Dengan menggunakan kedua metode analisa ini, kamu akan tahu kapan waktu yang tepat untuk membeli, dan kapan waktunya untuk menjual. Dua metode analisa trading ini sudah dibahas pada artikel sebelumnya.  

Mendapatkan Koin Kripto dengan Mining

Sederhananya, mining (menambang) cryptocurrency adalah proses menyelesaikan perhitungan matematika (algoritma) tertentu untuk melakukan verifikasi transaksi koin kripto ke dalam blockchain. Jika berhasil menyelesaikan proses ini, para penambang (miner) akan mendapatkan reward atau imbalan berupa koin kripto. Tapi, untuk menambang, miner perlu menyiapkan dana yang sangat besar. Mengapa? Karena proses mining membutuhkan perangkat dan peralatan komputer super canggih dengan daya yang besar. Komputer khusus ini akan terhubung ke jaringan koin kripto tertentu dan bekerja selama 24 jam non stop. Oleh karena itu, aktivitas mining biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar dan akan sangat sulit jika dilakukan perorangan dengan komputer biasa.  

Kelebihan dan Kelemahan Trading Kripto

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jika kamu pemula dan baru bergelut di dunia kripto, sebaiknya gunakan trading saja. Ada beberapa kelebihan dan kelemahan dari aktivitas trading kripto yang perlu diketahui. Simak di bawah ini ya.

1. Kelebihan Trading Kripto

  • Tidak membutuhkan peralatan khusus maupun keterampilan teknis penguasaan komputer. Jika dibandingkan mining, sangat mudah untuk memulai aktivitas trading atau jual-beli kripto, karena kamu tidak membutuhkan peralatan khusus apapun.
  • Tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk memulai. Kamu bisa mulai trading hanya dengan modal $10 atau lebih. Apabila sudah menguasai trik dan analisa trading, kamu bisa menginvestasikan koin kripto lebih banyak.
  • Lebih banyak jenis koin untuk dipilih. Hardware atau perangkat keras yang digunakan pada aktivitas mining akan membatasi koin pilihan kamu. Berbeda dengan mining, aktivitas trading tidak terikat pada koin atau algoritma tertentu saja. Jadi, kamu bebas memilih dari ribuan koin yang beredar di pasaran.
  • BEP atau Balik Modal bisa lebih cepat. Jika melakukan penambangan atau mining, modal yang dikeluarkan untuk peralatan khusus baru akan terbayar/balik modal setelah empat atau enam bulan. Sedangkan trading, memungkinkan kamu menggandakan uang hanya dalam kurun waktu kurang dari sebulan saja.
  • Tidak ada biaya-biaya tambahan besar. Kecuali hanya biaya transfer atau biaya pencairan saja.

2. Kekurangan Trading Kripto

  • Perlu menyediakan waktu khusus untuk fokus mengamati pergerakan harga pada market.
  • Berisiko rugi cukup besar karena fluktuasi harga koin kripto.
  • Perlu memiliki kemampuan analisis fundamental dan teknikal agar bisa membaca pergerakan harga koin kripto di pasar.
 

Kelebihan dan Kelemahan Mining Kripto

Kamu tertarik untuk melakukan penambangan alias mining kripto? Jangan gegabah, sebaiknya, simak dulu keunggulan dan kelemahannya berikut ini ya.

1. Kelebihan Mining Kripto

  • Minim risiko. Aktivitas mining tergolong minim risiko dibanding trading. Contohnya, jika harga koin kripto yang ditambang turun tajam, miner tidak akan begitu rugi karena mereka tidak mengeluarkan uang untuk membeli koin tersebut. Mining berisiko saat biaya listrik lebih besar dari nilai kripto yang ditambang. Tapi, untuk meminimalisisr kerugian, miner bisa menjual peralatannya kapanpun secara tunai.
  • Punya aset lebih. Tidak hanya berupa koin kripto, miner juga memiliki aset dalam bentuk perangkat keras komputer.
  • Memakan waktu lebih sedikit. Miner tidak perlu fokus menyediakan waktu khusus, karena pada dasarnya setelah mengatur peralatan mining, proses penambangan akan berjalan otomatis. Meskipun ada beberapa metode penambangan yang memerlukan perhatian, namun tidak seberapa jika dibanding dengan trading yang harus mengamati pasar secara terus-menerus.

2. Kekurangan Mining Kripto

  • Butuh modal yang besar untuk memulai. Berbeda dengan trading, mining perlu modal yang besar untuk menyiapkan perangkat keras khusus.
  • BEP atau balik modal lebih lama.
  • Perlu skill atau kemampuan penguasaan dan pengoperasian komputer.
  • Perlu waktu khusus untuk maintenance perangkat.
 

Jadi, Lebih Baik Trading Atau Mining?

Masih bingung menentukan mana yang lebih baik? Sebenarnya, tergantung dari kemampuan dan modal awal yang kamu miliki. Jika kamu hanya punya modal pas-pasan, sebaiknya lakukan trading saja, karena jual-beli koin kripto bisa dilakukan dengan modal yang tidak terlalu besar. Berbeda dengan mining yang membutuhkan dana cukup besar, minimal 10 juta untuk membuat sebuah rig mining. Itupun dengan spesifikasi hars yang tidak terlalu besar. Apalagi jika kamu pemula dan baru terjun ke dunia cryptocurrency. Kami menyarankan untuk trading atau jual beli kripto di market place khusus saja, seperti di GOPAX Indonesia misalnya. Kamu bisa trading sambil mengakses artikel-artikel seputar cryptocurrency agar semakin menambah wawasan dan informasi seputar dunia kripto.

Related Posts:

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *